Skip to content

Latest commit

 

History

History
55 lines (41 loc) · 5.76 KB

File metadata and controls

55 lines (41 loc) · 5.76 KB

🤖 Professional AI Integration: MCP & Custom Skills

Dokumen ini adalah SOP Resmi (Standar Operasional Prosedur) untuk mengintegrasikan AI Agent (seperti Antigravity, Cursor, atau Claude) ke dalam arsitektur proyek Kelurahan Wergu Wetan pada tingkat Advanced (Profesional).

1. Skill Custom Paths (Custom AI Tools)

Jika Anda melihat opsi "Skill Custom Paths" di UI pengaturan AI Agent, fitur ini digunakan untuk memberikan AI sebuah "alat bantu khusus" (tools) berupa skrip lokal (biasanya Node.js atau Python) agar AI bisa melakukan tugas otomatis secara mandiri.

SOP Pembuatan & Pendaftaran Skill Custom:

  1. Lokasi Penyimpanan: Jangan mencampur skrip skill AI dengan kode Next.js. Buat folder khusus di root proyek, contoh: .ai/skills/ atau scripts/ai/.
  2. Registrasi di UI: Buka pengaturan AI (seperti di tangkapan layar Anda), klik + Add pada Skill Custom Paths, dan masukkan alamat folder tempat skrip tersebut disimpan.
  3. Kapan Digunakan? Custom Skills digunakan JIKA AI perlu melakukan otomatisasi alur kerja (DevOps/Manajemen), BUKAN untuk sekadar logika web. Contoh skill profesional:
    • Skrip untuk otomatis melakukan backup database Prisma.
    • Alat untuk menganalisis dan membersihkan folder trash-temp/.
    • Skrip untuk melakukan deployment otomatis ke Vercel/VPS.

2. Installed MCP Servers (Model Context Protocol)

Opsi "Installed MCP Servers" di UI pengaturan digunakan untuk menghubungkan AI ke sumber data eksternal atau database secara real-time, sehingga AI bisa mengambil keputusan logis tanpa harus membaca source code secara manual.

SOP Penggunaan MCP Server:

  1. Kebutuhan Arsitektur: Dalam proyek berbasis Next.js Monolith ini, Anda DISARANKAN menambahkan MCP Server dari UI tersebut JIKA Anda membutuhkan:
    • PostgreSQL MCP: Menghubungkan AI langsung ke Supabase PostgreSQL (mengizinkan AI membaca skema live tanpa melihat schema.prisma).
    • GitHub / Jira MCP: Menghubungkan AI ke repository remote untuk mengecek Pull Request atau Issue warga secara otomatis.
    • Brave Search / Web MCP: Agar AI bisa mencari pedoman administrasi pemerintah terbaru di internet secara langsung dari panel chat.
  2. Cara Setup: Klik + Add di menu Installed MCP Servers atau klik Open MCP Config untuk mengedit file JSON konfigurasi. File konfigurasi ini biasanya bersifat global di komputer Anda, bukan tersimpan di dalam repository web ini.

3. Aturan Main (Integration Rules)

Untuk menjaga arsitektur tetap bersih dan aman saat menggunakan MCP dan Custom Skills:

  • JANGAN membuat Custom Skill atau memanggil MCP Server untuk melakukan operasi CRUD data kelurahan biasa (seperti Tambah Berita atau Ubah Layanan). Operasi tersebut wajib murni dilakukan di dalam kode melalui Server Actions (actions/*.action.ts) agar keamanan Zod & RLS tetap terjamin.
  • GUNAKAN Custom Skill untuk otomatisasi internal workspace.
  • 🛑 GIT SAFETY RULE: Meskipun AI diberikan keleluasaan akses lewat MCP atau Custom Skills, AI DILARANG KERAS mengeksekusi perintah git push atau git merge secara otomatis. Semua wajib dikunci di bawah konfirmasi eksplisit (allow pop-up).

4. Standarisasi Ekstensi IDE & AI Agent (Anti-Collision)

Untuk mencegah logika AI Agent yang bertabrakan (overlap) dan memastikan lingkungan coding tetap ringan, file .vscode/extensions.json telah distandarisasi dengan format komentar pemisah:

  1. CORE & REQUIRED (Wajib): Ekstensi standar engineering (Prettier, ESLint, Prisma, Tailwind, dll) yang harus diaktifkan oleh seluruh anggota tim agar formatting dan linting selaras.
  2. OPTIONAL AI AGENTS (Pilih Salah Satu): Ekstensi berbasis AI (seperti Antigravity, Kilo, Cline, atau Roo Code) bersifat opsional.
    • 🛑 WARNING (ANTI-COLLISION): JANGAN pernah mengaktifkan lebih dari satu AI Agent secara bersamaan di dalam workspace.
    • Alasan: Menyalakan banyak AI akan memicu bentrok logika, perebutan fitur autocomplete, dan generasi folder/file sampah internal secara serempak (misalnya AI 1 membuat .kilo, sementara AI 2 membuat .cline).
    • Best Practice: Pilih satu ekstensi AI yang paling sesuai dengan tugas hari ini, dan Disable (Workspace) ekstensi AI lainnya.

(Selain itu, ekstensi lawas yang merusak arsitektur Next.js modern seperti TSLint, Beautify, atau LiveServer wajib dimasukkan ke dalam blok unwantedRecommendations agar otomatis masuk daftar hitam / blacklist).

5. Kesimpulan: Kapan Harus Setup UI Tersebut?

Bagi seorang developer profesional, menu konfigurasi Skill & MCP Servers itu adalah "Senjata Tambahan" (Arsenal):

  • Untuk Vibe Coding Sehari-hari (membuat komponen React, merefaktor UI, menambah Server Actions), Anda belum membutuhkan setup MCP. AI sudah cukup dipandu oleh system prompt (.cursorrules).
  • Untuk Otomatisasi Sistem Skala Besar (DevOps, Data Analytics Langsung, CI/CD terpadu), Anda WAJIB mengatur MCP Servers dan Custom Skills secara terstruktur mengikuti pedoman di atas.

6. AI Trigger Commands (Pseudo-Automation)

Sistem ini menggunakan arsitektur ANF-Agentic, yang berarti AI dapat dilatih untuk mengenali perintah khusus (Trigger Phrases) di kolom chat tanpa harus menginstal script atau alat eksternal.

  • Update Resync (atau /resync): Jika pengguna mengetik perintah sakti ini, AI DIWAJIBKAN membuka dan membaca file .docs/resync-protocol.md. AI harus segera mengeksekusi semua langkah operasional (SOP) yang ada di dalam protokol tersebut secara berurutan dan tanpa banyak tanya.

    Cara kerja: Aturan [MANDATORY HOLISTIC AUDIT] secara psikologis memaksa AI (LLM) untuk melewati batas optimalisasi token (AI laziness), membaca Master Prompt, dan melakukan sinkronisasi arsitektural yang sebenarnya.